"Pernah"

Aku semakin baik, sekiranya hatimu masih bertanya-tanya 

aku menata semuanya kembali. merajut lagi kepercayaan walau kadang masih sering menggerutui bodohku dimasa itu. aku mengakui semua rasa yang tidak pernah ku tampakkan, walau kembali tercabik. aku kembali mengingat detail-detail luka untuk dapat pulih dengan utuh

tidak ada yang buruk dari mu, pun juga dari ku. kita hanya belum berhasil dijalan kemarin, kita belum "seluas" sekarang. jika kemarin menjadi hari paling berbahagia, mungkin saja sekarang kita sedang berusaha mencabut pisau yang menancap disanubari

berkat mu, aku mengerti bahwa kesalahan kadang hanya butuh pengertian bukan permintaan maaf. berkat mu, aku mengerti bahwa baik saja tak cukup. 

aku kian kuat, barangkali kau masih meragu dengan pertahanan ku 

kota ini tak sama dengan yang sering kita bincangkan di larut malam itu, dijam-jam kesenanganmu. udara disini merubah banyak kebiasaan ku, namun pesan mu ditahun itu masih jelas teringat

kota ini tak sama dengan yang ku harapkan tapi ia menyembuhkan bagian hati yang ku pikir tak akan sembuh. ya, retaknya masih terdengar namun tak apa, mereka sungguh lihai mengobatinya.

akhirnya....benar-benar selesai. semuanya.

tak ada sesal yang tinggal. 

tak ada sepenggal perasaan yang ku simpan untukmu 

terima kasih sudah menjadi "pernah" dicerita kelam itu 

~ dariku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Bukan lagi) Manisku

Akhir.