Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

"Pernah"

Aku semakin baik, sekiranya hatimu masih bertanya-tanya  aku menata semuanya kembali. merajut lagi kepercayaan walau kadang masih sering menggerutui bodohku dimasa itu. aku mengakui semua rasa yang tidak pernah ku tampakkan, walau kembali tercabik. aku kembali mengingat detail-detail luka untuk dapat pulih dengan utuh tidak ada yang buruk dari mu, pun juga dari ku. kita hanya belum berhasil dijalan kemarin, kita belum "seluas" sekarang. jika kemarin menjadi hari paling berbahagia, mungkin saja sekarang kita sedang berusaha mencabut pisau yang menancap disanubari berkat mu, aku mengerti bahwa kesalahan kadang hanya butuh pengertian bukan permintaan maaf. berkat mu, aku mengerti bahwa baik saja tak cukup.  aku kian kuat, barangkali kau masih meragu dengan pertahanan ku  kota ini tak sama dengan yang sering kita bincangkan di larut malam itu, dijam-jam kesenanganmu. udara disini merubah banyak kebiasaan ku, namun pesan mu ditahun itu masih jelas teringat kota ini tak sama de...

Hanya Singgah

cinta itu unik.  diawal, dia membuat kita merasa menjadi manusia paling penting, berharga, dan berbahagia sedunia lambat laun, dia terombang-ambing hingga melukai tempat dimana dia ada kadang ia tak bisa menahan bebannya hingga akhirnya beban itu menggores sedikit sebuah ketulusan jika ia melemah, maka perpisahan adalah akhirnya. jika ia kian kuat, badainya pun semakin kuat.  namun ada yang tak kalah mengerikan dari semua itu,  ketika kita bahagia saat dicintai padahal ia hanya singgah dari lelahnya merelakan kisah lampau.

Orangnya, Masih Dia?

masih di kota yang sama, arah jalan yang sama, tempat berteduh yang sama. nol pertemuan, namun ajaibnya, masih saja terlintas, masih saja hadir disela-sela senja menyapa. kadang malam membawa namanya. jadi, kita yang lihai menghindar atau menolak untuk benar-benar sembuh?