Bab Kedua (Jalan Baru)

Luka itu telah kering. ia tak lagi mengeluarkan darah disela-sela retaknya kepercayaan 

luka itu tak kan kembali tergores, sebab gadis manis itu telah menarik seluruh hidup dari kelamnya dunia muda-mudi

bukan tentang jatuh dan cinta yang bersalah. bukan tentang percaya dan sakit. jalan baru itu telah lama ia dambakan, hanya logika dan hatinya terus tarik-menarik dalam pikiran kelabu. 

kini, semua akan kembali dimulai, semua yang baru akan kembali dimenangkan.

hidup yang indah nan manis akan segera ia jemput. 

mungkin iya, akan ada tangis, mungkin juga iya masih ada gundah tapi yang jelas, gadis berambut sebahu itu takkan jatuh pada kisah sama. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Bukan lagi) Manisku

"Pernah"

Akhir.