Orangnya, Masih Dia?

masih di kota yang sama, arah jalan yang sama, tempat berteduh yang sama.

nol pertemuan, namun ajaibnya, masih saja terlintas, masih saja hadir disela-sela senja menyapa. kadang malam membawa namanya.

jadi, kita yang lihai menghindar atau menolak untuk benar-benar sembuh?



Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Bukan lagi) Manisku

"Pernah"

Akhir.